Kamis, 30 Juni 2011

pemain Indonesia yang sedang/pernah main di luar negeri

saya pengen tau siapa aja pemain indonesia yang pernah merumput di luar negri.
data yang saya dapat diantaranya :
1 Bambang Pamungkas
* 2000-2001 EHC Norad(Divisi 3 Liga Belanda)
* 2005-2006 Selangor(Malaysia)
2 Elie Aiboy - Selangor(Malaysia)
Mereka berdua pulang bukan karena prestasinya udah drop,
tapi mungkin si malay yang iri, sebab yang jadi top skor di sana
ya si Bambang Pamungkas. Padahal FC selangor juga jadi jawaranya
liga malaysia. Mungkin mereka gak rela orang Indonesia sukses di malaysia
3 Rochi Putiray - Kitchee FC dan South China AA (Hong Kong)
* pernah nyetak 2 gol ke gawang AC Milan
pas ujicoba Kitchee FC vs AC Milan
4 Ricky Yakob - Matsushita FC jaman blm ada J-League
5 Ponaryo Astaman - Telecom Malaka
6 Kurniawan Dwi Yulianto
* 1993-1994 Primavera Sampdoria (Italia)
* 1994-1995 FC Luzern (Swiss)
* 2006 Sarawak FA
7 Kurnia Sandy pernah jadi kiper ketiga Sampdoria
8 Budi Sudarsono - Polis Diraja Malaysia
9 Iswadi Idris pernah main di Australia
10 Abdul Kadir dan Risdianto pernah di Hongkong
11 Robby Darwis pernah bermain di Kelantan (Malay)
Sayangnya itu hanya taktik Malaysia / FAM untuk menggembosi
Timnas Indonesia yang berlaga di Sea Games
tanpa kehadiran Robby Darwis
12 Rigan Agachi - PSV Eindhoven
katanya ketauan ketauan mencuri umur dan di pulangkan
bokapnya Rigan sampai menjual rumah untuk mengantarkannya ke PSV
13 Bima Sakti - fc Helsingborg (Swiss)
14 Irfan Bachdim - Utrecht(Belanda)
15 Radja Nainggolan - Piacenza Primavera(Italia)
Pinjaman dari tim Germinal B. di liga Belgia

Irfan Bachdim dan Radja Nainggolan pernah bersedia utk main di timnas Indonesia, bahkan ayah Radja yg skrg tinggal di bali meyakinkan kalau anaknya mau main utk Indonesia, tp masalahnya PSSI yg ****** ga mau ditindak lanjuti




Satu hal yang sudah pasti, Irfan Bachdim pernah ikut latihan Timnas U-23 di Belanda tapi urung pergi membela RI ke Qatar bukan karena alasan paspor. Irfan Bachdim Lahir di Amsterdam Tapi Masih Pegang Paspor Indonesia




satu lagi, Donovan Partosoebroto, kiper handal di Ajax junior.
Dia sering ke Indonesia liburan. Dia bilang katanya kalau ke Indonesia tidak melihat ada lapangan bola atau klub bola. Sekali pernah waktu umur 8 tahun diajak ibunya yang penggila bola itu, nonton pertandingan bola di stadio gede di Jawa Timur. Langsung kapok..kapok..

"Ma.. kita pulang yuk.. aku kasihan sama wasit yang dilempari oleh penonton dan didorong-dorong sama pemain.. kan itu enggak boleh dan kasihan pak wasit.."

Trus belakangan ini dia melihat remaja di Tanah Air pada nongkrongnya di mall-mall . Mereka bukan pada main bola tapi malah sibuk dengan jempol tangan mijitin HP. SMS an mungkin maksudnya..

selanjutnya
Name: Irvin Museng

Club: Ajax Amsterdam

DOB: 13 June 1993
Place of Birth: Makassar, Indonesia
Position: Striker

Yang ini sayang gua blom dapet fotonya...
Ini info yg gua dapet dr wikipedia:
Irvin Museng (born June 13, 1993) is an Indonesian young footballer who plays for FC Omniworld. In 2005, he scored 10 goals in the Danone Nations Cup and became top scorer in this tournament. Soon, he was called by Ajax Amsterdam.

Tapi yang ini kayaknya seh bukan foreign player alias asli dalam negeri hehe... 
»»  LANJUT BACANYA...

Rabu, 29 Juni 2011

Orang Indonesia yang bisa mencetak gol ke gawan Ac Milan


Tahukah anda ternyata ada seorang pemain sepakbola indonesia yang berhasil 2 kali membobol gawang sebuah klub besar dunia yaitu AC. milan
dan ternyata orang tersebut adalah mantan pemain timnas Indonesia Rochy Putiray. Berikut ini adalah info yang berhasil saya dapatkan mengenai keberhasilan rochy putiray membobol gawang milan 2 kali
Jakarta – AC Milan kalah 1-2 dari klub lokal Kitchee dalam pertandingan eksebisi di Hong Kong. Anda tahu siapa pencetak dua gol Kitchee tersebut? Rochi Putiray dari Indonesia. Bagaimana mungkin ada Putiray di sana? Jangan kaget karena mantan pemain timnas Indonesia itu memang tengah berkarir di Hong Kong bersama Kitchee, yang musim ini keluar sebagai runner up liga setempat. Bomber yang musim lalu masih memperkuat Persijatim Solo FC itu memang tidak asing dengan sepakbola Hong Kong. Sebelumnya, di musim 2000/2001, pemain berusia 33 tahun itu juga pernah membela klub Hong Kong Instant Dict. Putiray, yang suatu waktu nyaris direkrut klub Prancis Auxerre, memperlihatkan bahwa Indonesia punya pemain hebat yang dapat menjebol gawang AC Milan dua kali di Hong Kong Stadium, Minggu (30/5/2004). Meskipun juara Italia itu tidak diperkuat beberapa pilar yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Piala Eropa 2004, namun tim asuhan Carlo Ancelotti itu tetap diperkuat nama-nama besar macam Andriy Shevchenko, Serginho, Marco Boriello, Fernando Redondo, sampai kapten nan legendaris Paolo Maldini, plus pemain cabutan top macam Giuseppe Signori. “Saya tidak menyangka hasilnya seperti ini. Betul-betul mimpi bisa mencetak dua gol melawan tim seperti Milan. Saya sungguh senang karena diberi kesempatan bermain melawan tim ini. Saya mesti berterima kasih kepada pelatihku Ricky Cheng karena telah mempercayaiku,” tutur Putiray seusai pertandingan. Masuk sebagai pemain pengganti, Putiray — duh, komentator bahasa Inggris di televisi sempat menyebutnya pemain kelahiran Kosta Rika — mengukir gol pertamanya di menit 67. Ia meneruskan umpan silang dari gelandang Portugal yang saat ini tercatat sebagai pemain klub Inggris Fulham, Luis Boa Morte. Gol kedua Putiray tercipta ketika pertandingan tersisa 10 menit. Dari posisi yang cukup sulit ia berhasil mengoyak jala Milan setelah menerima umpan silang Cheung Kin-Fung dari sayap kiri. Kedua gol Putiray tersebut sekaligus meredam keunggulan Rossoneri, yang di babak pertama unggul 1-0 melalui gol Shevchenko. Di menit 43 bomber internasional Ukraina itu menyundul umpan lambung Serginho ke dalam jala tim tuan rumah. “Kalah itu tak pernah menyenangkan. Tapi yang terpenting adalah memberi tontotan bagus buat penonton dan kupikir kami telah melakukannya. Selalu ada banyak kejutan dalam sepakbola,” komentar Ancelotti yang timnya bermain di depan sekitar 17 ribu warga Hong Kong. Kitchee, selain diperkuat Boa Morte dan Rochi Putiray — hari ini tampil dengan rambut dicat pirang dan mengenakan sepasang sepatu berbeda warna — juga memakai beberapa pemain cabutan dari Eropa, yakni eks penyerang Real Madrid asal Serbia & Montenegro Predrag Mijatovic dan bekas bek Juventus Zoran Mirkovic.
»»  LANJUT BACANYA...

Daftar no punggung 7 di Manchester United


Kalian pasti tahu, sejak jamannya Eric Cantona sampai dengan C.Ronaldo, no 7 menjadi sangat keramat di Manchester United. Berikut profil mereka...

1. Eric Cantona
Eric Cantona Daniel Pierre (pengucapan Inggris: / kæntənɑ ː / ; pengucapan Perancis: ['kantɔna'] ; lahir 24 Mei 1966) adalah aktor Perancis dan mantan pemain sepak bola internasional Prancis . Ia bermain untuk Auxerre , Martigues , Marseille , Bordeaux ,Montpellier , Nîmes dan Leeds United sebelum mengakhiri karir sepakbola profesional di Manchester United , di mana ia memenangkan empat Liga Premier gelar dalam lima tahun dan dua Liga dan Piala FA Ganda .
Cantona sering dianggap sebagai memiliki memainkan peran kunci dalam kebangkitan Manchester United sebagai kekuatan sepakbola dan dia menikmati status ikonik di klub. Dia memakai nomor 7 kemeja di United, yang sebelumnya dikenakan olehGeorge Best, dan Bryan Robson , dan kemudian dikenakan oleh David Beckham dan Cristiano Ronaldo . Cantona adalah sayang dijuluki oleh fans Manchester United "Raja Eric", dan terpilih sebagai pemain terbesar yang pernah Manchester United dengan Di Amerika majalah. [2] Set terhadap prestasi sepakbola merupakan rekor disiplin yang buruk sepanjang karirnya, termasuk keyakinan untuk serangan terhadap penggemar pada tahun 1995.
Setelah pensiun dari sepak bola, ia mengambil karir di bioskop dan memiliki peran dalam tahun 1998 Film Elizabeth , dibintangiCate Blanchett , dan film 2009 Mencari Eric .
Pada tahun 2010, ia memulai debutnya sebagai aktor panggung di au paradis Wajah, sebuah drama Perancis yang disutradarai oleh istrinya, Rachida Brakni . [3]
Pada tanggal 19 Januari 2011, Cantona kembali bergabung dengan New York Cosmos sebagai Direktur Sepakbola.
2.David Beckham
David Robert Joseph Beckham (lahir di LeytonstoneLondon2 Mei 1975; umur 36 tahun) adalah seorang pesepak bola Inggris yang sejak 1 Juli 2007 memperkuat LA Galaxy di Major League Soccer di Amerika Serikat. Sebelumnya ia pernah bermain di Manchester United dan Real Madrid. Ia memulai karier sepak bolanya di akademi sepak bola milik Manchester United. Beckham mahir dalam umpan silang dan tendangan bebas melengkung, kemampuan yang mirip dengan rekan setimnya di AC MilanAndrea Pirlo yang juga mahir tendangan bebas. Istrinya adalah Victoria Beckham, mantan personil grup musik Spice Girls.

Karier

Di musim 1994/1995 David Beckham masuk ke skuad senior Manchester United, hal ini mendapat banyak kecaman karena pada saat itu usia David Beckham masih sangat muda. Tapi di akhir musim, Beckham membuktikan pilihan pelatihnya Alex Ferguson tepat dengan memenangi Premiership dan FA Cup. Di bulan Agustus 1996 David Beckham mencetak gol spektakuler ke gawang Wimbledon yang pada saat itu dikawal Neil Sullivan. Ia mencetak gol dari tengah lapangan. Dia melakukan debutnya untuk tim nasional Inggris pada tanggal 1 September 1996 di pertandingan kualifikasi Piala Dunia menghadapi Moldova.
Pada Piala Dunia 1998, Beckham tidak bermain di dua pertadingan awal tetapi ia main ketika Inggris menghadapiKolombia dan ia mencetak 1 gol di pertandingan itu. Di pertandingan melawan Argentina ia mendapat kartu merahsetelah Beckham menendang Diego Simeone dengan sengaja. Pertandingan itu dimenangi Argentina melalui adu penalti. Publik Inggris menanggap kegagalan Inggris memenangkan Piala Dunia disebabkan Beckham. Bahkan penggemar Manchester United juga menyalahkan Beckham.
Pada musim 1998/1999, Manchester United berhasil meraih tiga gelar: Premiership, FA Cup, dan Liga Champions. Bahkan gelar Liga Champions diraih dengan sangat spektakuler. Di pertandingan final Liga Champions, Manchester United tertinggal 0-1 sampai menit ke-89, di saat pendukung Bayern Muenchen sudah menggelar pesta, keajaiban terjadi. Teddy Sheringham setelah berhasil memanfaatkan umpan dari tendangan penjuru Beckham. Kurang lebih 30 detik setelah kick-off, Manchester United mendapat tendangan penjuru lagi. David Beckham mengambil tendangan penjuru itu dan umpannya berhasil dimanfaatkan Ole Gunnar Solskjær.
Beckham ditetapkan sebagai kapten Inggris pada tanggal 15 November 2000 dan ikut bermain di pertandingan kualifikasi Piala Dunia. Termasuk ketika mengalahkan Jerman di Muenchen. Puncak kepahlawanannya terjadi ketika menghadapi Yunani pada 6 Oktober 2001, di pertandingan terakhir kualifikasi piala dunia, Inggris setidaknya perlu meraih 1 poin untuk membuat Inggris bermain di Piala Dunia, Inggris tertinggal 2-1 dari Yunani dan waktu tinggal sedikit lagi di saat para pemain Inggris bermain buruk, Beckham menjadi inspirator. Sesaat sebelum pertandingan berakhir, Teddy Sheringham dilanggar pemain Yunani 8 yard dari kotak penalti Yunani, Inggris mendapat tendangan bebas dan Beckham mengambil tendangan bebas itu. Tendangan bebas melengkung khasnya ia berhasil memperdaya kiper Yunani, Antonis Nikopolidis. Pada tahun ini Beckham menjadi BBC Sports Personality of the Year dan menjadi peringkat dua Pemain Terbaik Dunia, hanya kalah dari Luis Figo.
Pada 10 April 2002 ia didera cedera metatarsal setelah ditekel pemain Deportivo La CorunaAldo Duscher. Beckham divonis tidak bisa bermain hingga akhir musim, hal ini membuat publik Inggris cemas, karena pada saat itu ia sedang berada di puncak penampilannya dan dikhawatirkan Beckham tidak dapat bermain di Piala Dunia.
Di Piala Dunia 2002, dia bermain di seluruh pertandingan. Dia juga mencetak gol ke gawang Argentina melalui tendangan penalti, sekaligus membalas dendamnya pada Argentina. Karena gol Beckham, Argentina tersingkir dari Piala Dunia 2002. Langkah Inggris terhenti di babak 8 besar setelah kalah 2-1 dari Brasil.
Pada musim 2002 hubungan Beckham dengan pelatihnya Sir Alex Ferguson memburuk setelah Ferguson marah ketika Manchester United kalah dari Arsenal. Di kamar ganti Ferguson menendang sepatu bola dan mengenai pelipis mata Beckham. Akibat insiden ini, pelipis Beckham harus mendapat 13 jahitan.
Pada tanggal 12 Juni 2002 Beckham mendapat gelar OBE dari Ratu Inggris.OBE merupakan singkatan dari order of the british empire.
Di awal musim 2003/2004 dia dijual ke Real Madrid dengan harga 35 Juta Euro. Di sana ia memakai kaus nomor 23. Di Real Madrid Beckham dengan cepat menjadi idola para penggemar Real Madrid. Di Euro 2004 dia bermain di semua pertandingan, tapi dia selalu tampil mengecewakan dan ia gagal mengeksekusi penalti sebanyak 2 kali yaitu ketika menghadapi Prancis di penyisihan grup dan di babak 8 besar ketika menghadapi Portugal pada saat adu penalti.
Pada musim kedua dan ketiga, Beckham belum bisa memberi gelar ke Real Madrid, tapi ia masih menjadi pilihan utama. Dia juga membantu Inggris untuk menjadi tuan rumahOlimpiade 2012. Di musim keempatnya di Real Madrid Beckham mulai tersingkir akibat kedatangan pelatih Fabio Capello yang lebih suka menurunkan Jose Antonio Reyes daripada Beckham.
Pada 11 Januari 2007, Beckham menyetujui kontrak lima tahun yang ditawarkan klub Amerika Serikat LA Galaxy dan akan bergabung pada Agustus setelah kontraknya di Madrid berakhir. Karena kesabaran dan kemauannya yang selalu berusaha menampilkan yang terbaik, dia kembali dipasang sebagai starter setelah sempat "dibuang" oleh Capello. Bahkan pelatih Steve McClaren kembali memanggilnya untuk bergabung ke dalam skuad tim nasional. Berkat permainan yang cemerlang di akhir musim, Beckham berhasil membawa Real Madrid menjadi juara La Liga 2006/2007
Pada tanggal 22 Oktober 2008, AC Milan mengumumkan keinginannya untuk meminjam Beckham dari bulan Januari 2009. Meskipun banyak spekulasi yang menyatakan bahwa ini adalah sinyal dari keinginan ia untuk pergi dari MLS, tetapi Beckham menyatakan bahwa dia tidak akan meninggalkan MLS dan akan kembali ke Galaxy pada awal dimulainya kompetisi MLS 2009. Pada tanggal 30 Oktober 2008, keinginan Milan untuk meminjam Beckham terkabul dan Beckham bakal bergabung dengan tim pada 7 Maret 2009.
3.C.Ronaldo
 Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro (lahir di FunchalMadeiraPortugal5 Februari 1985; umur 26 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Portugal. Ia dikenal sebagai pemain sayap dari Manchester United dari 2003-2009 sebelum pindah ke Real Madrid pada 1 Juli 2009 dengan memecahkan rekor transfer sebesar 80 juta poundsterling menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola. Ia biasa bermain sebagai sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Ia mulai dipanggil ke TimnasPortugal sejak tahun 2003.
Ronaldo Lahir di Madeira, Portugal, anak dari Maria Dolores dos Santos Aveiro dan José Dinis Aveiro. Dia memiliki kakak laki-laki bernama Hugo, dan dua kakak perempuan, Elma dan Liliana Cátia. Liliana Bekerja sebagai penyanyi dengan nama panggung "Ronalda" di Portugal. Nama kedua yang diberikan kepada Cristiano ("Ronaldo") relatif langka di Portugal.
Ronaldo adalah pemain sepak bola yang dapat bermain dengan kedua kakinya] yang membuat dia dapat bermain di mana saja: kanan, kiri atau melalui tengah. Ini mengakibatkan Ronaldo dan rekannya sesama pemain sepak bola di Manchester UnitedRyan Giggs dapat saling bertukar posisi.
Ronaldo memiliki kemampuan teknik yang hebat. Di samping gerakan multi step-over, dia juga mengembangkan banyak kemampuan lainnya, membuat dia sangat lincah dan sebagai pemain sayap yang tidak dapat diprediksikan gerakannya. Disamping kemampuan mengolah bolanya yang luar biasa, dia juga piawai dalam mengeksekusi bola-bola mati, itulah yang membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling berbahaya bagi lawannya, dia dapat mencetak gol dengan cara apapun.
Pada musim La Liga 2010/2011, Ronaldo mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga dalam 1 musim, sejumlah 40 gol

Karir

Karir Muda (Junior)

1993–1995 -- Andorinha
1995–1997 -- Nacional
1997–2001 -- Sporting CP

Karir Senior(Profesional)

2001–2003 -- Sporting CP -- 25 caps 8 Gol
2003–2009 -- Manchester United -- 196 caps 84 Gol
2009 – Present – Real Madrid - 40 caps 37 Gol

Tim Nasional

2001–2002 -- Portugal U17 -- 9 caps 6 Gol
2003 -- Portugal U20 -- 5 caps 1 Gls
2002–2003 -- Portugal U21 -- 6 caps 3 Gol
2004 -- Portugal U23 -- 3 caps 1 Gol
2003–Present -- Portugal -- 81 caps 26 gol

Penghargaan

Manchester United

Klub

•Premier League: 2006–07, 2007–08, 2008–09
•FA Cup: 2003–04
•League Cup: 2005–06, 2008–09
•FA Community Shield: 2007
•UEFA Champions League: 2007–08
•FIFA Club World Cup: 2008
Real Madrid
•Piala Copa Del Rey

]Individu

•UEFA Euro 2004 Team of the Tournament
•Bravo Award: 2004
•FIFPro Special Young Player of the Year: 2004–05, 2005–06
•Portuguese Footballer of the Year: 2006–07
•UEFA Team of the Year: 2003–04, 2006–07, 2007–08, 2008–09
•Sir Matt Busby Player of the Year: 2003-04, 2006-07, 2007-08
•FIFPro World XI: 2006–07, 2007–08, 2008–09
•PFA Young Player of the Year: 2006–07
•PFA Players' Player of the Year: 2006–07, 2007-08
•PFA Fans' Player of the Year: 2006–07, 2007–08
•PFA Premier League Team of the Year: 2005–06, 2006–07, 2007–08,
•UEFA Champions League Top scorer – 2007-08, 2008–09
•FWA Footballer of the Year: 2006–07, 2007–08
•Premier League Player of the Season: 2006–07, 2007–08
•Premier League Player of the Month: November 2006, December 2006,January 2008, March 2008
•Premier League Golden Boot: 2007–08
•Barclays Merit Award: 2007–08
•European Golden Shoe: 2007–08
•UEFA Club Forward of the Year: 2007–08
•UEFA Club Footballer of the Year: 2007–08
•FIFPro World Player of the Year: 2007–08
•FIFA Club World Cup Silver Ball: 2008
•Ballon d'Or: 2008
•FIFA World Player of the Year: 2008
•Onze d'Or: 2008
•World Soccer Player of the Year: 2008
•FIFA Ferenc Puskás Award: 2009
•Top Scorer Primera Division 2010-11
•Europan Golden Shoe 2010-11   
   


»»  LANJUT BACANYA...

Jumat, 10 Juni 2011

Timnas Sepakbola Indonesia di Pentas ASIAN GAMES



Berikut ini adalah data mengenai keikut sertaan Timnas Sepakbola Indonesia di Ajang Asian Games.

*Asian Games 1951(New Delhi, 4-11 March 1951)

Perempat Final
India 3-0 Indonesia

*Asian Games 1954(Manila, 1-8 May 1954)
1 Mei 1954 Indonesia 5-3 Japan
5 Mei 1954 Indonesia 4-0 India

Klasemen Akhir Group B
1.INDONESIA 2 2 0 0 9- 3 4
2.India 2 1 0 1 3- 6 2
3.Japan 2 0 0 2 5- 8 0

Semifinals
7 Mei 1954 Taiwan 4-2 Indonesia [halftime 3-1]

Third Place Match
8 Mei 1954 Burma/Myanmar 5-4 Indonesia [halftime 3-3]


*Asian Games 1958(Tokyo, Japan, 24 May-1 Jun 1958)
24 Mei 1958 Indonesia 2-1 India
26 Mei 1958 Indonesia 2-1 Burma

Klasemen Akhir Group B
1.INDONESIA 2 2 0 0 4- 2 4
2.INDIA 2 1 0 1 5- 4 2
3.Burma 2 0 0 2 3- 6 0

Quarterfinals
28 Mei 1958 Indonesia 4-0 Philippines

Semifinals
30 Mei 1958 Taiwan 1-0 Indonesia

Third Place Match
1 Juni 1958 Indonesia 4-1 India

*Asian Games 1962(Jakarta, Indonesia)
26 Agustus 1962 Indonesia 1-0 South Vietnam
28 Agustus 1962 Malaya 3-2 Indonesia
29 Agustus 1962 Indonesia 6-0 Philippines

Klasemen Akhir Grup A
1.SOUTH VIETNAM 3 2 0 1 9- 1 4
2.Malaya 3 2 0 1 18- 6 4
3.Indonesia 3 2 0 1 9- 3 4
4.Philippines 3 0 0 3 1-27 0

Note : 30 Agustus 1962 Malaya won a draw for second place against Indonesia (necessary since the teams
were equal on points and goal average (3.00))


*Asian Games 1966(Bangkok, December 9-20)
Desember 1966
Indonesia 3-0 Singapore
Indonesia 0-0 South Vietnam
Indonesia 3-1 Hongkong

Klasemen Akhir Group C
1.INDONESIA 3 2 1 0 6- 1 5
2.SINGAPORE 3 1 1 1 8- 6 3
3.South Vietnam 3 1 1 1 2- 6 3
4.Hongkong 3 0 1 2 5- 8 1

Babak 6 Besar
15 Desember 1966 Burma 2-2 Indonesia
16 Desember 1966 Iran 1-0 Indonesia

Klasemen Akhir Grup Bb
1.BURMA 2 1 1 0 3- 2 3
2.IRAN 2 1 0 1 1- 1 2
3.Indonesia 2 0 1 1 2- 3 1



*Asian Games 1970(Bangkok, Thailand, 10-20 Dec 1970)
10 Desember 1970 Indonesia 2-2 Iran
13 Desember 1970 South Korea 0-0 Indonesia

Klasemen Akhir Group C
1.SOUTH KOREA 2 1 1 0 1- 0 3
2.INDONESIA 2 0 2 0 2- 2 2
3.Iran 2 0 1 1 2- 3 1

Babak 6 Besar
15 Desember 1970 India 3-0 Indonesia
16 Desember 1970 Japan 2-1 Indonesia

Klasemen Akhir Group Aa
1.JAPAN 2 2 0 0 3- 1 4
2.INDIA 2 1 0 1 3- 1 2
3.Indonesia 2 0 0 2 1- 5 0



*Asian Games 1974(Teheran, Iran 2-15 September)
Not Availabled
*Asian Games 1978(Bangkok, Thailand, 10-20 Dec 1978) 
Not Availabled
*Asian Games 1982(New Delhi, India, 20 Nov-3 Dec 1982)
Not Availabled


*Asian Games 1986(Seoul, South Korea, 20 Sep-5 Oct 1986)

Group C(di Kwangju)
21 September 1986 Indonesia 1-1 Qatar
25 September 1986 Saudi Arabia 2-0 Indonesia
27 September 1986 Indonesia 1-0 Malaysia

Klasemen Akhir Group C
1.SAUDI ARABIA 3 3 0 0 6- 1 6
2.INDONESIA 3 1 1 1 2- 3 3
3.Qatar 3 0 2 1 2- 3 2
4.Malaysia 3 0 1 2 2- 5 1

Quarterfinals
1 Oktober 1986 UAE 2-2 Indonesia [3-4 pen]

Semifinals
3 Oktober 1986 South Korea 4-0 Indonesia

Third Place Match
4 Oktober 1986 Kuwait 5-0 Indonesia


*Asian Games 1990(Beijing, China, 23 Sep-6 Oct 1990)
Not Availabled
*Asian Games 1994(Hiroshima, Japan, 1-17 Oct 1994) 
Not Availabled
*Asian Games 1998(Thailand, 30 Nov-19 Dec 1998)
Not Availabled
*Asian Games 2002(South Korea, September 27 to October 13, 2002) 


Statistik Timnas Indonesia dalam keikutsertaannya di Pentas Asian Games(dihitung berdasarkan hasil 90' di atas lapangan) :

Jumlah Pertandingan 28
Jumlah Kemenangan = 11
Jumlah Seri = 6
Jumlah Kalah = 11
Prosentase Kemenangan = 39.3%
Prosentase Seri = 21.4%
Prosentase Kekalahan = 39.3%
Jumlah Memasukkan Gol ke Gawang Lawan = 51
Rata-rata Gol Tiap Pertandingan = 1.82
Jumlah Kemasukan Gol ke Gawang Sendiri = 47
Rata-rata Kemasukan Gol Tiap Pertandingan = 1.68
Kemenangan Terbesar = Indonesia 6-0 Philippines, 29 Agustus 1962
Kekalahan Terbesar = Kuwait 5-0 Indonesia, 4 Oktober 1986
»»  LANJUT BACANYA...

Jumat, 03 Juni 2011

Prestasi Timnas Indonesia di kancah Internasional














Event Besar Yang Pernah Diikuti

1. Olimpiade (1956)
2. Piala Asia (1996, 2000, 2004)
3. Asian Games (1951, 1958, 1962, 1966, 1970, 1986)
4. Sea Games (1977, 1979, 1981, 1983, 1985, 1987, 1989, 1991, 1993, 1995, 1997, 1999, 2001, 2003)
5. Tiger Cup (1996, 1998, 2000, 2002, 2004)

Prestasi Tim Nasional
Asian Games :

1. Tahun 1958. mendapatkan perunggu.
2. Tahun 1986. duduk di peringkat 4.

Sea Games :

1. Tahun 1979. mendapatkan perak.
2. Tahun 1981. mendapatkan perunggu.
3. Tahun 1987. mendapatkan emas.
4. Tahun 1989. mendapatkan perunggu.
5. Tahun 1991. mendapatkan emas.
6. Tahun 1997. mendapatkan perak.
7. Tahun 1999. mendapatkan perunggu.

Tiger Cup :

1. Tahun 1998. mendapatkan juara 3.
2. Tahun 2000. mendapatkan juara 2.
3. Tahun 2002. mendapatkan juara 2.
4. Tahun 2004. mendapatkan juara 2.

Momen Indah Tim Nasional
Piala Dunia (1938)

1. Pada Piala Dunia di Perancis ini memang bukan tim PSSI yang berangkat. Namun pemain NIVU dengan nama Hindia Belanda. Meskipun begitu kita tetap bangga karena para pemain NIVU tersebut kebanyakan adalah orang pribumi.

Olimpiade (1956)

1. Olimpiade diselenggarakan di Melbourne Australia. Tim asuhan Toni Pogacknik ini berhasil membuat sensasi dengan menahan imbang raksasa sepakbola dunia saat itu yaitu Uni Soviet dengan skor 0-0.

Asian Games (1958)

1. Masih dilatih oleh Toni Pogacknik,pada Asia Games Tokyo ini Timnas berhasil meraih medali perunggu yang merupakan medali pertama yang diperoleh oleh Indonesia pada turnamen resmi Internasional.

Sea Games (1987)

1. Di Stadion Utama Senayan,Indonesia untuk pertama kilinya berhasil menjadi juara pada ajang SEA Games. Indonesia Juara setelah gol tunggal Ribut Waidi bersarang di jala Malaysia.

Sea Games (1991)

1. Untuk yang kedua kalinya Indonesia berhasil meraih medali emaspada ajang SEA Games yang berlangsung di Manila Filipina. Di Final Indonesia menang 4-3 melalui adu pinalti.

Piala Asia (1996)

1. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia. Piala Asia 2004 diselenggarakan di Uni Emirat Arab. Partai pertama Indonesia menjadi kenangan terindah bagi Indonesia.Indonesia secata mengejutkan menahan imbang juara piala teluk Kuwait setelah sebelumnya unggul 2-0.Kedua gol Indonesia dicetak dengan spektakuler. Gol salto Widodo yang merupakan gol pertama dinobatlan sebagai gol terbaik asia tahun 1996.

Piala Asia (2004)

1. Piala Asia 2004 di China ini merupakan kali ketiga untuk Indonesia. Pada Piala Asia inilah Indonesia berhasil menorehkan sejarah baru dengan mencatat kemenangan pertamanya dalam ajang Piala Asia lewat kemengan 2-1 atas Qatar.Tim asuhan Ivan Kolev ini sebenarnya berpeluang untuk kembali mencatat sejarah lolos ke babak perempat final, namun sayang pada partai terakhir Indonesia kalah 1-3 dari Bahrain.

Momen Pahit Tim Nasional
Asian Games (1962)

1. Setelah meraih prestasi mendapat medali perunggu pada tahun 1958, indonesia memilki optimisme tinggi pada AG 1962 di Jakarta. Namun Indonesia malah gagal di babak awal setelah dihempaskan Malaysia 2-3. Disinyalir terjadi skandal suap sehingga Toni tidak dapat menurunkan sejunlah pemain terbaiknya.

Pra Olimpiade (1976)

1. Indonesia nyaris lolos kembali ke olimpiade Montreal . Bertemu Korea Utara di partai final grup II Asia yang digelar di Senayan, pasukan Coerver tampil lumayan hebat, meski akhirnya kalah adu pinalti setelah sebelumnya bermain imbang dengan skor 0-0.

Sea Games (1995)

1. Indonesia yang tampil dengan gabungan pemain dari liga Dunhill dan primavera dan dilatih oleh Romana Matte berangkat ke Chiang Mai dengan dukungan penuh seluruh insan spakbola tanah air yang sedang mengalami euforia. namun hasil pahit harus diterima setelah gagal lolos dari grup. Indonesia dua kali kalah dari Thailand dan Vietnam.

Sea Games (1997)

1. Kerinduan untuk meraih kembali supremasi sepakbola di SEA Games nyaris terwujud. Dalam partai final di Stadion Utama Senayan yang dipadati oleh 120.000 penonton Indonesia scara tragis kalah lewat drama adu penalti. Pemain muda Uston Nawawi gagal mengeksekusi penalti terakhir Indonesia.

Tiger Cup (1998)

1. Pada tahun ini wajah persepakbolaan Indonesia sangat tercoreng di mata dunia Internasional. Kasus gol bunuh diri secara sengaja oleh Mursyid Efendi ketika bertanding melawan Thailand di babak penyisihan grup adalah penyebabnya.

Tiger Cup (2002)

1. Berbekal grafik yang terus meningkat dalam keikutsertaan piala tiger Indonesia optimis meraih juara pada tiger cup yang diselenggarakan di dua negara Indonesia dan Singapura. Pada partai final di Stadion Utama Senayan yang dipadati 120.000 penonton lagi - lagi tragedi adu penalti seperti final SEA Games 1997 terulang. Indonesia kembali kalah oleh Thailand.

Tiger Cup (2004)

1. Kembali Indonesia menduduki peringkat dua Tiger Cup untuk yang ke tiga kalinya secara beruntun, namun kali ini berada dibawah Singapura. Mengawali turnamen dengan rekor fantastis di babak penyisihan dengan tanpa kemasukan satu gol pun, Indonesia berhasil menundukkan Malaysia di semi final secara dramatis dan sensasional. Namun anti klimaks terjadi pada saat dua pertandingan final. Dalam kedua partai tersebut Indonesia bertekuk lutut dari Singapura, bahkan ketika bertanding dihadapan 100.000 penonton di Jakarta.
»»  LANJUT BACANYA...